PERTANYAAN DAN JAWABAN
BAB
2
PENTINGNYA PERLAKU JUJUR
Jujur memiliki
arti kesesucian antara apa yang diucapkan atau diperbuat dengan kenyataan yang
ada, jadi kalau suatu sesuai dengan keadaan
yang ada, dikatakan benar/jujur, tetapi kalau tidak, dikatakan dusta.
Allah SWT memerintah kepada kita untuk berlaku benar baik dalam perbuatan
maupun ucapan, sebagaimana Firman-Nya :
Artinya : “wahai
orang-orang yang beriman ! bertawakal kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan
orang-orang yang benar” (Q.S AT-TAUBAH / 9) : (119)
Kejujuran itu
ada pada ucapan, juga ada apa perbuatan, sebagaimana seorang, tentu sesuai
dengan yang ada pada batinnya, ketika berani mengatakan “tidak” untuk korupsi,
berusaha menjauhi prilaku korupsi. Jangan sampai mengatakan tidak. Kenyataannya
ia melakukan korupsi. Demikian juga seorang munafik tidaklah dikatakan sebagai
seorang yang jujur karena dia menampakkan dirinya sebagai seseorang yang
bertauhid, padahal hatinya tidak. Yang jelas kejujuran merupakan sifat
seseorang yang beriman, sedangkan
lawannya dusta merupakan sifat orang yang menuafik, cirri-ciri orang
munafik adalah dusta, ingkar janji, dan khianat, sebagaimana sabda Rasulullah
SAW, berikut ini :
Artinya : dari Abu Hurairah , dari Nabi Muhammad SAW,
bersabda “tuhan orang munafik itu ad 3, yaitu : apabila berbicara dusta,
apabila berjanji mengingkari, dan apabila dipercaya khianat,” ( HR. Bukhari
Muslim )
Ibnul Qayyim
berkata, dasar iman adalah kejujuran, sedangkan dasar Nifaa adalah kebohongan
atau kedustaan. Tidak akan pernah bertemu antara kedustaan dan keimanan melainakn akan
saling bertentangan satu sama lain. Allah SWT, menegaskan bahwa tidak ada yang
bermanfaat bagi seorang hamba dan yang mampu menyelamatkannya dari Azab,
kecuali kejujurannya (kebenaran)
Artinya :
“Allah berfirman,
“inilah saat orang yang benar memperoleh manfaat dari kebenarannya, mereka
memperoleh surge yang mengalir di bawahnya sungai-sungainya Allah rida kepada
mereka dan merekapun rida kepadanya,
itulah kemenangan yang agung.” ( Q.S al- maidah / 5 : 119 )
PERTANYAAN
KELOMPOK
2
1. Dinda Annisa
Jelaskan
maksud dari Surat Al-Maidah ayat 119
Jawab : kita
harus bertawakal kepada Allah SWT dan selalu dalam berprilaku jujur.
2. Zuhra Funna
Apakah
manfaat dari kejujuran
Jawab :
Hati kita selalu
dalam kenyamanan tenang
Selalu mendapat
kemudahan dalam hidup
Selamat dari
azab dan bahaya
Dijamin masuk
surge
Dicintai Allah
SWT, dan Rasul-Nya
3. Ema Maisura
Sebutkan
cirri-ciri orang munafik.
Jawab :
Apabila
berbicara ia berdusta
Apabila berjanji
ia mengingkari
Apabila di
percaya ia khianat
KELOMPOK
1
1. Ria Zulfia
Sebutkan
1 contoh jujur dalam perbuatan ?
Jawab :
Seseorang
menemukan dompet dan ia mengembalikan kepada pemiliknya
2. Jafrina
Sebutkan
hadist tentang cirri-ciri orang munafik
Jawab :
3. Nida Fitria
Apa
yang dimaksud dangan dusta
Jawab : dusta
adalah sebuah perilaku keji, tercela dan tidak bagus, dusta juga perilaku yang
sangat di benci oleh Allah SWT
KELOMPOK 4
1. Imlaul
Anjalia
Apa
yang dimaksud dengan dasar Iman
Jawab :
Yang dimaksud
dengan dasar iman adalah kejujuran (kebenaran)
2. Asma wati
Jelaskan
apa yang dimaksud dengan dasar nifak
Jawab :
Yang dimaksud
dengan nifak adalah kebohongan atau kedustaan
3. Zainal Abidin
Sebutkan
manfaat dari perilaku kejujuran
Jawab :
Hati kita selalu
dalam kenyamanan dan tenang
Selalu mendapat
kemudahan dalam hidup
Selamat dari
azab dan bahaya
Dijamin masuk
surge
Dicintai Allah
SWT, dan Rsul-Nya
KELOMPOK 5
1. Rahmaniah
Sebutkan
contoh munafik dalam perbuatan
Jawab :
Seseorang
menemukan uang dan uang tersebut diambil olehnya, pemilik uang itu dating dan
bertanya “apakah kamu melihat uang saya yang jatuh “ orang yang menemukan uang
tersebut berbohong “tidak, saya tidak melihat uang anda”. Padahal orang yang
menemukan yang tersebut telah mengambilnya dan tidak ingin mengembalikan kepada
pemilikinya.]
2. Usman Juanda
Mengapa
sifat jujur harus diutamakan
jawab :
Karena jujur
adalah perbuatan yang sangat baik dan jika kita sekali saja berbohong maka
seterusnya akan berbohong, maka berperilakulah jujur agar dapat selalu
dipercaya oleh orang-orang
3. Maya Geubri
Makfirah
Sebutkan
contoh jujur dalam niat
Jawab :
Ada seseorang berkata “jikalau
Allah SWT. Memberikan kepadaku harta aku akan mebelanjakan sebagian di Jalan
Allah SWT.
0 Komentar
Penulisan markup di komentar